Mengikuti Al-Qur’an Vs Corona

“Maka apabila Kami telah selesai membacakannya, maka ikutilah bacaannya itu”. QS. Al Qiyamah: 18.Dan Al-Qur’an sudah selesai dalam penyampainnya kepada Rasulullah saw, maka sekarang adalah tugas kita sebagai muslim untuk membaca, mentadaburi, dan mengerti isinya, kemudian mengamalkan. Sehingga dapat diperoleh kehidupan yang Hasanah baik di dunia dan di akhirat. Al-Qur’an menyebut bahwa dirinya adalah obat bagi orang-orang yang beriman. Tentu itu adalah sesuatu yang haq akan kebenarannya. Bahwa ketika pada masanya, umat sedang berapa pada posisi kejahiliahan (kebodohan), al-Qur’an datang menjadi obat atas masyarakat yang terjangkit kebobrokan moral.

Namun bagaimana dengan sekarang? apakah bisa menjadi obat bagi penyakit secara biologis. Maka jawabannya tentu bisa. Imam At-Thabari dalam tafsirnya Tafsir Al-Thabari, menyatakan bahwa maksud “..Maka ikutilah bacaannya itu”, yakni bahwa Al-Qur’an harus dilaksanakan secara praktis atau amaliyah, sehingga akan mendatangkan kesehatan secara jasmani maupun rohani.

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Dalam suatu perjalanan, beberapa orang dari kalangan sahabat Rasulullah SAW hendak pergi dan mampir ke suatu kampung di negeri Arab. Para sahabat Rasulullah SAW berharap agar penduduk kampung itu mau menerima mereka sebagai tamu. Ternyata penduduk kampung itu tidak mau menerima mereka sebagai tamu. Justru , salah satu dari mereka ada yang meminta pertolongan. “Apakah di antara kalian ini ada yang bisa mengobati? Penghulu kampung kami terkena sengatan binatang.” Lalu salah seorang dari para sahabat menjawab, “ya, ada.”Salah seorang sahabat tersebut kemudian menemui penghulu kampung dan mengobati dengan membacakan surat Al Fatihah. Tidak lama kemudian lelaki penghulu kampung tersebut ternyata benar benar sembuh. Sebagai tanda terima kasih , sahabat tersebut diberi beberapa ekor kambing.

Kisah tersebut menjadikan semakin jelas dan yakin bahwa Al-Qur’an hanya dengan membacanya saja akan mendatangkan obat..Maka buatlah imunitas tubuh kita menjadi kuat dengan adanya pandemi Corona ini dengan memperbanyak membaca al-Qur’an. Terlebih akhir-akhir ini kita memiliki waktu yang luang untuk melakukan itu..

Semoga kita selalu sehat dan diberikan semangat untuk membaca Al-Qur’an.

#Corona #WFH #FattabiQuranah

PESANTREN RAMADHAN 1442 H

Assalamu’alaikum wr. wb

Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan kemuliaan. Mari bersama kita sambut dengan semangat beribadah dan belajar untuk menambah kualitas ramadhan kita di tahun ini.
.
Pondok Pesantren Ruhama Al Fajar, mengajak kepada kaum muslim sekalian, untuk mengikuti program “Pesantren Ramadhan”, yang akan diselenggarakan pada:
.
Tanggal Pendaftaran : 05 Maret s.d 08 April 2021
Tanggal Pelaksanaan : 13 April s.d 07 Mei 2021 (01 – 25 Ramadhan)
Tempat : Pondok Pesantren Ruhama Al Fajar
.
Ketentuan Peserta
1. Laki-laki.
2. Minimum usia 15 tahun s.d. tidak terbatas.
3. Tinggal di Asrama Pesantren selama kegiatan ramadhan berlangsung.
4. Beban biaya seikhlasnya

Kegiatan Utama:
1. Kajian umum.
2. Tahsin dan Tadarus Al-Qur’an.
3. Sholat Malam (Qiyamul Lail).
4. Membaca kitab:
– Tauhid 20
– Fiqih (Safinatun Najah)
– Sirah Nabawi (Nurul Yaqin)
– Tafsir Al-Quran (Shofawatut Tafasir)
– Hadits

Fasilitas Yang Didapatkan:
1. Makan Gratis sahur dan berbuka.
2. Sarana dan Prasarana Olahraga.
3. Tempat tidur dan lemari pakaian.
4. Sarana dan Prasarana santri preneur

Untuk pendaftaran dapat dilakukan secara langsung atau melalui online. Semoga kita semua selalu diberkahi Allah.

🌐 Link Pendaftaran Online : https://bit.ly/2NVvQB2

Wassalamualaikum wr. wb.