Dunia Hanyalah Ujian: Tafsir QS. Al-Kahfi: 7

“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik amalnya.”

(QS. Al-Kahfi: 7)


Tafsir dan Penjelasan

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, segala yang ada di bumi — harta, kekuasaan, kemewahan, bahkan alam yang indah — adalah perhiasan dunia. Namun semua itu bukan tujuan akhir, melainkan ujian dari Allah untuk melihat siapa yang paling ikhlas dan taat dalam amalnya.

As-Sa’di menafsirkan bahwa amal terbaik bukanlah yang paling banyak secara lahiriah, tapi yang paling ikhlas niatnya dan paling benar caranya sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.


Pelajaran dari Ayat Ini

  1. Dunia hanyalah sementara.
    Semua yang kita miliki akan hilang, yang abadi hanya amal.

  2. Perhiasan dunia bisa menipu.
    Harta, jabatan, atau popularitas sering membuat manusia lupa tujuan hidup.

  3. Ujian sejati ada pada amal.
    Allah tidak menilai banyaknya harta, tapi kualitas ibadah dan kebaikan yang kita lakukan.


Refleksi

  • Orang yang sibuk mengejar dunia tanpa memikirkan akhirat ibarat membangun rumah di atas pasir, indah sejenak tapi mudah runtuh.

  • Orang yang menjadikan dunia sebagai jalan menuju akhirat ibarat menanam pohon di tanah subur, hasilnya memberi manfaat di dunia dan pahala di akhirat.


Penutup

Ayat ini mengingatkan kita bahwa dunia adalah ladang ujian.
Harta, anak, dan segala perhiasan dunia hanyalah titipan yang akan ditanyakan kelak di hadapan Allah.

Maka mari fokus memperindah amal, karena itulah yang akan menjadi perhiasan sejati di akhirat.

“Agar Kami menguji siapa di antara mereka yang terbaik amalnya.”

Scroll to Top