Pesantren Ruhama Al Fajar Laksanakan Khitanan Massal BRILiaN dalam Rangka HUT BRI ke-130 sebagai Wujud Pengabdian kepada Masyarakat

Foto 1: Salah satu peserta khitan sedang diberikan hadiah oleh Pengasuh Pondok Pesantren Ruhama Al Fajar

Ruhama Al Fajar. Ahad, 21 Desember 2025 — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke-130, Pesantren Ruhama Al Fajar menyelenggarakan kegiatan Khitanan Massal BRILiaN pada Ahad, 21 Desember 2025. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui kolaborasi lintas lembaga dan ditangani secara profesional oleh Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor sebagai panitia pelaksana kegiatan.

Kegiatan khitanan massal ini terselenggara melalui sinergi antara Pesantren Ruhama Al Fajar, Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI, Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor, serta dukungan dari Pemerintah Daerah Kota Bogor. Sebanyak 160 peserta mengikuti program khitanan massal yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kabupaten Bogor. Para peserta merupakan anak-anak dari keluarga masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan berbasis sosial.

Sejak pagi hari, area Pesantren Ruhama Al Fajar telah dipadati oleh peserta dan para wali. Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor selaku panitia pelaksana mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan terstruktur, mulai dari proses pendaftaran peserta, pengaturan alur pelayanan, pendampingan wali peserta, hingga memastikan pelaksanaan khitan berjalan aman dan nyaman. Keterlibatan forum ini menunjukkan peran aktif UMKM tidak hanya dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pelaksanaan khitan dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten dengan tetap memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. Panitia juga menyiapkan layanan pemeriksaan awal, ruang tunggu yang layak, serta pendampingan pascakhitan guna memastikan kondisi peserta tetap terpantau dengan baik.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya H. Irvan Baihaqi Tabrani, SE, ME, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Kepala Bidang Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, perwakilan Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bogor, Sekretaris Camat Tajurhalang, perwakilan YBM BRI, serta pejabat Desa Citayam. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mempertegas dukungan pemerintah dan lembaga terkait terhadap kegiatan sosial berbasis kolaborasi.

Foto 2: Wali peserta khitan sedang mengantarkan putranya untuk menuju area prosesi khitan

Dalam sambutannya, pihak pesantren menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan bagian dari peran strategis pesantren dalam pengabdian kepada masyarakat. Pesantren Ruhama Al Fajar berupaya menjadikan institusi pendidikan keagamaan sebagai pusat pemberdayaan sosial yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.

“Pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat. Kegiatan khitanan massal ini adalah bentuk nyata pengabdian sosial kami, yang tidak akan terwujud tanpa sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor dan YBM BRI,” ujar perwakilan pengurus Pesantren Ruhama Al Fajar.

Ungkapan rasa syukur dan terima kasih juga disampaikan oleh para wali peserta khitan. Mereka mengapresiasi kepanitiaan yang dinilai tertib, ramah, dan profesional dalam melayani peserta sejak awal hingga akhir kegiatan. Banyak wali menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu keluarga mereka, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun beban biaya yang dapat diminimalkan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pesantren Ruhama Al Fajar, Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor, YBM BRI, serta semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Pelaksanaannya sangat baik, anak-anak kami ditangani dengan penuh perhatian, dan kami merasa sangat terbantu,” ujar salah seorang wali peserta.

Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran sosial tentang pentingnya kolaborasi dan kepedulian bersama. Para wali berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau masyarakat yang lebih luas di berbagai wilayah.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, YBM BRI juga melaksanakan program Pemberian Gerobak Usaha BRILiaN kepada para pelaku usaha mikro. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dan IKM di Kabupaten Bogor. Penyerahan gerobak usaha ini difasilitasi oleh Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor sebagai mitra strategis dalam pendataan dan pendampingan penerima manfaat.

Program pemberdayaan UMKM tersebut disambut antusias oleh para penerima. Diharapkan, bantuan sarana usaha ini dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan usaha, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat BRI dalam mendukung ekonomi kerakyatan dan penguatan sektor usaha kecil.

Perwakilan YBM BRI menyampaikan bahwa kegiatan Khitanan Massal BRILiaN dan pemberian gerobak usaha merupakan wujud komitmen sosial BRI yang berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang. Sinergi dengan pesantren dan Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor dinilai mampu memastikan program sosial berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Khitanan Massal BRILiaN dalam rangka HUT BRI ke-130 ini mencerminkan kuatnya semangat pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Pesantren Ruhama Al Fajar bersama Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor, YBM BRI, dan pemerintah daerah berhasil menghadirkan kegiatan sosial yang tidak hanya berdampak di bidang kesehatan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan kebermanfaatan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya secara berkelanjutan.

Scroll to Top