
Ruhama Al Fajar, 30 November 2025 — Pondok Pesantren Ruhama Al Fajar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Pada Sabtu pagi, 30 November 2025, tepat pukul 08.00 WIB, lembaga tersebut menggelar kegiatan Temu Silaturahim Sahabat Ruhama Al Fajar, sebuah forum strategis yang mempertemukan tokoh-tokoh kunci dan para pemangku kepentingan yang selama ini berperan penting dalam perjalanan berdirinya Ruhama Al Fajar.
Dengan mengusung tajuk “Menguatkan, Sinergi Doa dan Ikhtiar” serta tema besar “Bersama membangun generasi Qur’ani, berkarakter nabawi, mandiri serta berdaya guna bagi bangsa dan negara”, kegiatan ini dirancang bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan momentum konsolidasi dan penguatan visi lembaga dalam menghadapi dinamika perkembangan pendidikan dan kemandirian umat.
Acara dibuka dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan melalui sesi dialog bersama. Dalam forum tersebut, peserta diajak merefleksikan perjalanan Ruhama Al Fajar dari masa pendirian hingga perkembangannya kini. Sejumlah tantangan dan peluang yang akan dihadapi pesantren di masa mendatang turut menjadi fokus pembahasan, terutama terkait inovasi pendidikan, perluasan program produktif, dan upaya pemberdayaan anak-anak yatim serta dhuafa sebagai fokus utama pelayanan pesantren.

Usai sesi diskusi, para tamu undangan mendapatkan kesempatan untuk meninjau langsung lini-lini usaha Ruhama Al Fajar yang telah berjalan. Rangkaian kunjungan dimulai dari area perkebunan Ruhama yang selama ini menjadi basis produksi dan edukasi lingkungan bagi para santri. Perjalanan dilanjutkan ke Ruhama Farm, yang dikenal dengan program peternakan kambing perah serta produksi Ruhama Milk sebagai salah satu ikon unggulan. Tak ketinggalan, para hadirin juga melihat lebih dekat aktivitas Madrasah Ruhama Al Fajar yang menjadi program inti pendidikan formal pesantren.
Selain itu, peserta turut meninjau fasilitas KAKERU (Kafe Kebun Ruhama) dan Green House yang menjadi ruang produktif dan kreatif bagi para santri serta bagian dari model kemandirian pesantren. Dalam kesempatan yang sama, rombongan juga mengunjungi area SEKAR—Sekolah Kebun Ruhama—yang direncanakan resmi beroperasi pada tahun 2026 sebagai pusat pembelajaran berbasis alam dan kearifan lokal.
Puncak kegiatan berlangsung di KAKERU, di mana para tamu menikmati santap siang bersama dalam suasana santai. Kehangatan acara semakin terasa dengan penampilan live musik dari Buya Salman, Pimpinan Pondok Pesantren Ruhama Al Fajar, yang menambah nuansa akrab dan penuh kebersamaan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pimpinan Ruhama Al Fajar Buya Salman Abdul Hamid, Direktur Utama PT Bumi Raja Mandiri Ust. Sopwan Sopyan, Direktur Madrasah Ruhama Al Fajar Buya Hamdan Abdul Hamid, jajaran pengurus Yayasan, Dewan Asatidz, serta Direktur SEKAR. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat arah gerak pesantren.
Melalui temu silaturahim ini, Ruhama Al Fajar berharap momentum kebersamaan dapat membuka peluang baru, memperluas jaringan sinergi, serta menghadirkan solusi konkret dalam pengembangan pesantren. Lebih jauh, agenda ini diharapkan menjadi pintu bagi upaya berkelanjutan Ruhama Al Fajar dalam mengabdi kepada anak-anak yatim dan dhuafa, membimbing mereka agar tumbuh menjadi generasi yang mandiri secara ekonomi, kuat dalam karakter, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.