Semarak Ramadhan: Santri Ruhama Hadirkan 3 Stand Ruhama Milk dalam Program Gebyar Ramadhan 1447 H

Foto 1: Foto Stand Ruhama Milk yang melibatkan santri dalam pengembangan sales dan canvasing skil

Ruhama Al Fajar. Jum’at, 20 Maret 2026 — Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan. Pada Ramadhan 1447 H ini, Pesantren Ruhama Al Fajar Kaliputih turut mengambil peran aktif dalam menyemarakkan bulan suci melalui program bertajuk Gebyar Ramadhan. Salah satu kegiatan unggulan dalam program ini adalah pembukaan tiga stand Ruhama Milk yang tersebar di beberapa titik strategis, yakni di Masjid Agung Discovery Bintaro, Masjid Al Hidayah Arco, dan Masjid Al-Hidayah Kaliputih.

Program ini resmi dimulai sejak tanggal 2 Ramadhan 1447 H dan akan berlangsung hingga 15 Ramadhan 1447 H. Kehadiran stand Ruhama Milk di tiga lokasi tersebut tidak hanya bertujuan sebagai sarana usaha, tetapi juga sebagai media pembelajaran langsung bagi para santri dalam mengasah keterampilan kewirausahaan (entrepreneurship) yang menjadi salah satu fokus pembinaan di pesantren.

Setiap harinya, stand mulai beroperasi menjelang waktu berbuka puasa. Suasana sore hari yang dipenuhi jamaah yang bersiap untuk berbuka menjadi momen yang tepat untuk menghadirkan produk minuman sehat dan menyegarkan seperti Ruhama Milk. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari ramainya pengunjung yang datang untuk membeli sekaligus berinteraksi dengan para santri yang bertugas. Aktivitas ini terus berlangsung hingga setelah pelaksanaan shalat Maghrib, bahkan berlanjut sampai waktu shalat Tarawih.

Yang menarik, seluruh operasional stand ini melibatkan para santri secara langsung. Mereka tidak hanya berperan sebagai penjaga stand, tetapi juga sebagai tenaga penjualan (sales) yang aktif menawarkan produk kepada para jamaah. Dengan pendampingan dari pembina, para santri belajar banyak hal, mulai dari cara berkomunikasi dengan pelanggan, strategi menawarkan produk, pengelolaan keuangan sederhana, hingga menjaga kebersihan dan kerapian stand.

Keterlibatan santri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik (learning by doing). Pesantren tidak hanya membekali santri dengan ilmu agama (al-‘ulum ad-diniyyah), tetapi juga keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui program ini, santri dilatih untuk memiliki jiwa mandiri, tanggung jawab, serta kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan masyarakat luas.

Selain aspek pendidikan, kehadiran stand Ruhama Milk juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar masjid. Produk yang disajikan menjadi salah satu pilihan menu berbuka yang praktis, sehat, dan terjangkau. Tidak sedikit jamaah yang menjadikan Ruhama Milk sebagai minuman favorit untuk berbuka puasa bersama keluarga maupun teman.

Program Gebyar Ramadhan ini juga menjadi ajang syiar pesantren kepada masyarakat. Dengan hadir langsung di tengah-tengah jamaah masjid, Pesantren Ruhama Al Fajar Kaliputih semakin dikenal sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat. Interaksi yang terjalin antara santri dan masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pesantren.

Pimpinan pesantren menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar dalam membentuk santri yang tafaqquh fiddin sekaligus memiliki kemandirian ekonomi. “Kami ingin santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal di masa depan. Program seperti ini menjadi salah satu sarana untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkap salah satu pembina kegiatan.

Selama pelaksanaan program, para santri juga diajarkan pentingnya nilai-nilai kejujuran, pelayanan yang baik, serta etika berdagang dalam Islam. Mereka diingatkan bahwa berdagang bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga merupakan bagian dari ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar dan cara yang sesuai syariat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melatih kekompakan dan kerja sama tim di antara para santri. Setiap stand dikelola secara bergiliran dengan pembagian tugas yang jelas, mulai dari bagian produksi, pelayanan, hingga pencatatan keuangan. Hal ini memberikan pengalaman berharga dalam manajemen usaha skala kecil yang aplikatif.

Dengan berakhirnya program pada 15 Ramadhan 1447 H nanti, diharapkan para santri telah memperoleh banyak pelajaran berharga yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal awal dalam menumbuhkan jiwa wirausaha yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Melalui program Gebyar Ramadhan ini, Pesantren Ruhama Al Fajar Kaliputih kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang holistik—menggabungkan antara kedalaman ilmu agama dan keterampilan hidup. Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para santri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam memaknai Ramadhan sebagai bulan yang penuh dengan keberkahan, produktivitas, dan kepedulian.

Penulis Berita: Ade Darmawan (Pengajar Santri Ruhama)

Scroll to Top