| Silabus Magang Rumah Produksi Susu Ruhama Milk (1 Tahun) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Bulan | Minggu | Materi Umum | Materi Khusus | Target | Kegiatan | Catatan |
| Kuartal 1: Dasar-Dasar Produksi Susu dan Pengelolaan Stok | ||||||
| 1 | 1-2 | Produksi Susu | Memahami proses dasar produksi susu | Dapat menjelaskan langkah-langkah dasar dalam proses produksi susu | Pelatihan teori tentang proses produksi susu yang sesuai standar BPOM | |
| 1 | 3-4 | Menjaga kebersihan dan standar kualitas saat produksi | Mampu menerapkan praktik kebersihan yang baik selama proses produksi susu | Praktik membersihkan alat dan lingkungan produksi serta memahami standar kualitas yang harus dipenuhi | ||
| 2 | 1-2 | Pengelolaan Bahan Baku dan Stok | Mencatat bahan baku yang masuk dan keluar | Mampu melakukan pencatatan semua bahan baku yang masuk dan keluar dengan akurat dan melakukan pengecekan stok minimal dua kali seminggu dengan konsisten | Mencatat transaksi bahan baku menggunakan sistem pencatatan yang disepakati | |
| 2 | 3-4 | Mengelola stok bahan baku untuk menjaga persediaan tetap tersedia | Mampu mengevaluasi dan mengelola stok bahan baku untuk memenuhi kebutuhan produksi | Praktik melakukan inventarisasi stok dan memprediksi serta melaporkan kebutuhan bahan baku berdasarkan produksi | ||
| 3 | 1 | Pengenalan Penjualan Produk | Belajar cara menjual produk susu secara langsung | Mampu menjelaskan teknik penjualan yang efektif untuk produk susu | Simulasi penjualan produk susu kepada pelanggan dengan role-play | |
| 3 | 2-3 | Menentukan harga jual berdasarkan biaya produksi | Memahami cara menghitung harga jual produk susu berdasarkan biaya produksi dan margin yang diinginkan | Diskusi tentang metode penetapan harga dan praktik menghitung harga jual | ||
| 3 | 4 | Tugas : Laporan 3 Bulanan | Membuat laporan sederhana tentang produksi dan stok bahan baku | Menyusun laporan 3 bulanan yang mencakup rincian produksi susu dan kondisi stok bahan baku | Mengumpulkan data dari 3 bulan sebelumnya dan menyusun laporan yang terstruktur untuk kemudian mempresentasikannya dalam bentuk excel / powerpoint | |
| Kuartal 2: Pengembangan Produk dan Pemasaran | ||||||
| 4 | 1-2 | Pengembangan Produk Susu | Mencoba ide-ide baru untuk varian rasa susu | Merancang dan mencoba setidaknya 2-3 ide baru untuk varian rasa susu, dan / atau produk yoghurt | Diskusi kelompok untuk brainstorming ide rasa baru dan praktik membuat sample | |
| 4 | 3-4 | Memahami kebutuhan pelanggan untuk pengembangan produk | Memiliki pengalaman melakukan survei sederhana untuk mengetahui preferensi rasa dan kebutuhan pelanggan | Mengadakan sesi tanya jawab dengan pelanggan atau membuat kuesioner untuk mengumpulkan data | ||
| 5 | 1-2 | Strategi Penjualan dan Pemasaran | Cara mempromosikan produk susu di lingkungan sekitar | Mampu menyusun rencana pemasaran yang mencakup berbagai saluran promosi | Diskusi tentang teknik promosi dan membuat rencana untuk mempromosikan produk di lingkungan sekitar | |
| 5 | 3-4 | Membuat promosi sederhana untuk menarik lebih banyak pelanggan | Belajar membuat materi promosi (seperti video singkat, foto atau desain poster) untuk produk susu dan menggunakan ads | Latihan desain materi promosi dan mendiskusikan cara menjangkau konsumen melalui ads. | ||
| 6 | 1-2 | Berjualan di Lingkungan Sekitar | Praktek berjualan langsung kepada konsumen | Mampu melakukan penjualan produk susu secara langsung kepada pelanggan dengan percaya diri | Simulasi penjualan di lingkungan lokal, seperti event pengajian, event bazaar / pameran atau acara komunitas lainnya | |
| 6 | 3 | Mendapatkan umpan balik dari pelanggan untuk perbaikan produk | Mampu mengumpulkan dan menganalisis umpan balik (feedback) dari pelanggan mengenai produk susu yang dijual | Melakukan sesi tanya jawab atau memberikan form survei offline / online kepada konsumen dan pelanggan untuk mendapatkan masukan | ||
| 6 | 4 | Tugas : Laporan 3 Bulanan | Laporan tentang pengembangan produk, penjualan, dan umpan balik pelanggan | Menyusun laporan bulanan yang mencakup hasil pengembangan produk, data penjualan, dan feedback pelanggan | Mengumpulkan data dari 3 bulan sebelumnya dan menyusun laporan yang terstruktur untuk kemudian mempresentasikannya dalam bentuk excel / powerpoint | |
| Kuartal 3: Manajemen Bisnis dan Penjualan Langsung | ||||||
| 7 | 1-2 | Pengelolaan Penjualan dan Pendapatan | Menghitung pendapatan dari penjualan produk susu | Mampu menghitung total pendapatan dari hasil penjualan dalam satu periode waktu | Simulasi perhitungan pendapatan berdasarkan data penjualan produk susu | |
| 7 | 3-4 | Mencatat hasil penjualan dan membuat laporan sederhana | Mampu menyusun laporan sederhana yang mencakup data penjualan dan pendapatan | Latihan membuat laporan bulanan dari data penjualan yang sudah dikumpulkan | ||
| 8 | 1 | Membuat Strategi Pemasaran Lokal | Menyusun ide pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan lokal | Belajar untuk menghasilkan ide-ide kreatif untuk pemasaran yang relevan dengan pasar lokal | Diskusi kelompok untuk merancang strategi pemasaran yang efektif dan kreatif | |
| 8 | 2-3 | Melibatkan pelanggan dalam promosi produk | Mampu membuat kampanye pemasaran yang melibatkan pelanggan sebagai bagian dari promosi | Membuat program promosi seperti diskon atau reward untuk pelanggan yang membantu mempromosikan produk | ||
| 8 | 4 | Tugas : Laporan 3 Bulanan | Laporan sederhana tentang stok, penjualan, dan strategi pemasaran | Menyusun laporan lengkap yang mencakup evaluasi stok, penjualan, dan efektivitas strategi pemasaran | Mengumpulkan data dari 3 bulan sebelumnya dan menyusun laporan yang terstruktur untuk kemudian mempresentasikannya dalam bentuk excel / powerpoint | |
| Kuartal 4: Mengembangkan Usaha dan Pelayanan Pelanggan | ||||||
| 9 | 2-3 | Layanan Pelanggan dan Peningkatan Kualitas | Belajar cara menangani keluhan pelanggan dengan baik | Mampu merespon dan menangani keluhan pelanggan dengan sopan dan solusi yang tepat | Role-play atau simulasi situasi penanganan keluhan dari pelanggan | |
| 9 | 4 | Meningkatkan kualitas produk berdasarkan umpan balik pelanggan | Mampu mengidentifikasi area perbaikan produk berdasarkan masukan dari pelanggan | Diskusi dan praktek untuk mengimplementasikan perubahan dalam produksi berdasarkan feedback | ||
| 10 | 1-2 | Peluncuran Produk Baru | Menyiapkan produk susu baru untuk diluncurkan | Mampu menyusun rencana peluncuran produk baru dengan langkah-langkah yang jelas | Persiapan produk baru, mulai dari desain kemasan hingga strategi peluncuran | |
| 10 | 3-4 | Promosi sederhana untuk memperkenalkan produk baru | Mampu membuat materi promosi yang menarik untuk memperkenalkan produk baru | Menyusun strategi pemasaran dan membuat poster, video atau media promosi lainnya untuk di print atau di upload | ||
| 11 | 1-3 | Proyek Akhir: Membuat Rencana Sederhana untuk Pengembangan Bisnis | Membuat rencana pengembangan bisnis untuk meningkatkan penjualan | Mampu merancang rencana sederhana untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan penjualan produk susu | Menyusun strategi bisnis jangka pendek dan panjang berdasarkan analisis pasar dan kebutuhan | |
| 11 | 4 | Tugas : Laporan 3 Bulanan | Laporan akhir tentang penjualan, pengembangan produk, dan umpan balik pelanggan | Menyusun laporan akhir yang mencakup evaluasi kinerja bisnis dan strategi ke depan | Mengumpulkan data dari 3 bulan sebelumnya dan menyusun laporan yang terstruktur untuk kemudian mempresentasikannya dalam bentuk excel / powerpoint | |
| 12 | 1 | Evaluasi dan Refleksi Akhir | Evaluasi Kinerja Selama Magang | Mampu menyusun evaluasi diri tentang keterampilan yang diperoleh | Berdiskusi dan melakukan penulisan dan penyusunan laporan akhir, berupa powerpoint dan video jika diperlukan | |
| 12 | 2 | Penyusunan Rencana Pengembangan Diri | Mampu membuat rencana pengembangan diri untuk karir di bidang usaha retail | Diskusi untuk langkah selanjutnya setelah magang | ||
| 12 | 3 | Persiapan Presentasi dan Presentasi Akhir | Mampu menyusun dan mempresentasikan hasil magang yang mencakup seluruh pengalaman dan keterampilan | Praktik presentasi di depan Pimpinan Yayasan dan/atau guru-guru dan santri-santri | ||
| 12 | 4 | Penutupan dan Penghargaan | Mendapatkan penghargaan dan pemberian sertifikat dari Ruhama Milk | Menerima penghargaan, sertifikat magang dan surat rekomendasi jika diperlukan | ||
Tafsir Tematik Klasik: Hakikat Ketuhanan dan Makna Ibadah Kepada Allah
Nama: Muhammad Ramadhan
Kelas: Marhalah Khamisah
Jurusan: Qira’atul Kutub
Guru Pembimbing :Ust Ade Darmawan
Materi: Tauhid: hakikat ketuhanan dan makna ibadah kepada Allah
Sumber: QS. Al-Fatihah: 5; QS. Adz-Dzariyat: 56; QS. Al-Bayyinah: 5; QS. Al Anbiya:25
Sumber pertama:
Surah Al-Fatihah ayat ke-5;
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
iyyâka na‘budu wa iyyâka nasta‘în
Artinya;
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
Tafsir ayat ini:
قوله: { إِيَّاكَ نَعْبُدُ } { إِيَّاكَ } مفعول مقدم لـ { نَعْبُدُ } قدم لإفادة الحصر والاختصاص، و { وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ } معطوف علي {إِيَّاكَ نَعْبُدُ } أي لا نعبد إلا إياك، ولا نستعين إلا بك، لأنك الحقيق بتلك الصفات العظام، والمعنى: يا من هذا شأنه نخصك بالعبادة والاستعانة، فهذا ترقٍّ من البرهان إلى العيان، والغيبة إلى الحضور، فهو تعليم من الله تعالى لعباده كيفية الترقي، فإن العبد إذا ذكر الحقيق بالحمد، وهو رب الأرباب، عن قلب حاضر، يجد ذلك العبد من نفسه محركاً للإقبال عليه، وكلما أجرى على قلبه ولسانه صفة من تلك الصفات العظام، قوي ذلك المحرك، إلى أن يؤول ذلك الأمر لخاتمة تلك الصفات، فحينئذ يوجب ذلك المحرك لتناهيه في القوة، إقبال ذلك على العبد على ربه وخالقه المتصف بتلك الصفات، فانتقل من الغيبة لخطابه والتلذذ بمناجاته، فأول الكلام مبني على ما هو مبادي حال العارف من الذكر والفكر والتأمل في أسمائه العظام، والنظر في آلائه والاستدلال يصنعه على عظيم شأنه وباهر سلطانه، ثم بعد ذلك أتى بمنتهاه، وهو الخطاب والحضور المشعر بكونه في حضرة الشهود، وإلى هذا المعنى أشار بعض العارفين بقوله:
تلك آثارنا تدل علينا |
| فانظروا بعدنا إلى الآثار |
وهو مقام الإحسان المشار له بقوله صلى الله عليه وسلم: ” الإحسان أن تعبد الله كmأنك تراه ” واعلم أن { إِيَّاكَ } واجب الانفصال، واختلف فيه هل من قبيل الأسم الظاهر؟ وبه قال الزجاج أو هو ضمير؟ وعليه الجمهور، واختلف القائلون بأنه ضمير على أربعة أقوال، أحدها: أنه كله ضمير. الثاني أن إياه وحده ضمير وما بعده اسم مضاف إليه يفسر ما يراد به من تكلم وغيبة وخطاب. الثالث: أن إيا وحده ضمير، وما بعده حروف تفسير ما يراد منه وهو المشهور. الرابع: إن إيا عماد، وما بعده ضمير، والضمير المستكن في { نَعْبُدُ } و { نَسْتَعِينُ } للقارئ ومن معه من الحفظة وحاضري صلاة الجماعة، أو له والسائر الموحدين، أدرج عبادته في عباداتهم، وخلط حاجته بحاجاتهم، لعل عبادته تقبل ببركة عباداتهم، وحاجته يجاب إليها ببركة حاجاتهم، ومن هنا شرعت الجماعة في الصلوات، قال تعالى:{ وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلْبرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ } [المائدة: 2] وقال صلى الله عليه وسلم: ” يد الله مع الجماعة “.
قوله: { وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ } كرر الضمير للدلالة على تخصيصه تعالى بكل من العبادة والاستعانة والتلذذ بالمناجاة والخطاب، وقدم العبادة على الاستعانة لأنها وصلة لطلب الحاجة، فإذا أفرد العبد ربه بالعبادة أعانه، وحذف المعمول من كل ليؤذن بالعموم، فيتناول كل معبود به، وكل مستعان عليه، وأصل { نَسْتَعِينُ } نستعون، استثقلت الكسرة على الواو، فنقلت إلى الساكن قبلها، فسكنت الواو بعد النقل، وانكسر ما قبلها فقبلت ياء، والقراء السبعية بفتح النون، وقرئ شذوذاً { نَسْتَعِينُ } بكسر حرف المضارعة، وهي لغة مطردة في حرف المضارعة، بشرط أن لا يكون ما بعد حرف المضارعة مضموماً، فإن ضم كتقوم امتنع كسر حرف المضارعة، لثقل الانتقال من الكسر إلى الضم، وبشرط أن يكون المضارع من ماض مكسور العين نحو علم، أو في أوله همزة وصل نحو استعان، أو تاء مطاوعة نحو تعلم.
Kesimpulan:
Ayat {إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ} merupakan inti ajaran tauhid: mengesakan Allah dalam ibadah dan dalam memohon pertolongan. Ayat ini menegaskan hakikat ketuhanan bahwa hanya Allah yang memiliki kesempurnaan sehingga hanya Dia yang berhak disembah. Ibadah kepada Allah berarti menyerahkan seluruh hati, ucapan, dan perbuatan kepada-Nya dengan penuh keikhlasan, disertai keyakinan bahwa segala pertolongan hakiki hanya berasal dari-Nya.
Sumber kedua:
Surah Adz-Dzariyat ayat ke-56;
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
wa mâ khalaqtul-jinna wal-insa illâ liya‘budûn
Artinya;
Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.
Tafsir ayat ini:
قوله: { إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ } أي لا لطلب الدنيا والانهماك فيها. قوله: (ولا ينافي ذلك) أي الحصر المذكور، وهو جواب عن سؤال مقدر حاصله: أن الله تعالى حصر الجن والإنس في العبادة، فمقتضاه أنه لا يخرج أحد عنها، مع أنه شوهد كثير من الخلف كفر وترك العبادة، فأجاب المفسر، بأن اللام للغاية والعاقبة لا للعلة الباعثة، لأن الله لا يبعثه شيء على شيء، وقوله: (فإنك قد لا تكسب به) اعترض بأن هذا مسلم في أفعال المخلوقين، لجهلهم بعواقب الأمور، وأما في حق الله تعالى، فلا يصح النخلف في فعله، بل مقتضاه أنه عالم بأنهم سيعبدونه ولا بد، ولا يمكن تخلفه في البعض، فالجواب الصحيح أن يقال: إن الله تعالى خلق الخلق، وجعلهم مهيئين صالحين للعبادة، بأن ركب فيهم عقلاً وحواس، وجعلهم قابلين للعبادة والطاعة، وبعد ذلك اختار لعبادته وطاعته من أحب منهم، فلا يلزم من الصلاحية للعبادة وقوعها منهم بالفعل، وقيل: معنى ليعبدون لآمرهم وأكلفهم بعبادتي، لا ليهتموا بالرزق وينهمكوا في خدمة الدنيا، وهذا على حد{ وَمَآ أُمِرُوۤاْ إِلاَّ لِيَعْبُدُواْ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ } [البينة: 5] وقيل: معناه إلا ليوحدون فالمؤمن يوحده طوعاً، والكافر يوحده كرهاً، وقيل: إنه عام أريد به الخصوص، والمعنى { وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ } بدليل القراءة الشاذة: وما خلقت الجن والإنس من المؤمنين.
Kesimpulan
Adz-Dzāriyāt ayat 56 menegaskan bahwa tujuan penciptaan jin dan manusia adalah untuk mentauhidkan dan beribadah kepada Allah semata. Hakikat ketuhanan terletak pada kedudukan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, sedangkan hakikat ibadah adalah penghambaan yang tulus kepada-Nya dalam seluruh aspek kehidupan. Oleh karena itu, setiap manusia dituntut menjadikan tauhid sebagai landasan hidup dan ibadah sebagai tujuan utama keberadaannya di dunia.
Sumber ketiga:
Surah Al-Bayyinah ayat ke-5;
وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ
wa mâ umirû illâ liya‘budullâha mukhlishîna lahud-dîna ḫunafâ’a wa yuqîmush-shalâta wa yu’tuz-zakâta wa dzâlika dînul-qayyimah
Artinya;
Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar).
Tafsir ayat ini:
قوله: { وَمَآ أُمِرُوۤاْ } الخ، الجملة حالية مفيدة لقبح ما فعلوا، والمعنى: تفرقوا بعدما جاءتهم البينة، والحال أنهم ما أمروا إلا بعبادة الله الخ. قوله: (وزيدت اللام) الأولى أن تجعل بمعنى الباء، والمعنى: وما أمروا إلا بأن يعبدوا الخ. قوله: { مُخْلِصِينَ } حال من ضمير يعبدوا، والإخلاص هو صفاء القلب من الأغيار، بأن يكون مقصوده بالعمل على وجه الله تعالى. قوله: { حُنَفَآءَ } حال ثانية، والحنف في الأصل الميل مطلقاً، ثم استعمل في الميل إلى الخير، وأما الميل إلى الشر فيسمى إلحاداً، والحنيف المطلق هو الذي يكون متبرئاً عن أصول الملل الخمسة: اليهود والنصارى والصابئين والمجوس والمشركين، وعن فروعها من جميع الاعتقادات الباطلة وتوابع ذلك، وهو مقام المتقين، فإذا ترقى العبد منه إلى ترك الشبهات، خوف الوقوع في المحرمات، فهو مقام الورعين، فإذا زاد حتى ترك بعض المباحاة، خوف الوقوع في الشبهات، فهو مقام الأورع والزاهد، فالآية جامعة لذلك كله.
قوله: { وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلاَةَ } عطف على { يَعْبُدُواْ ٱللَّهَ } وخص الصلاة لشرفهما. قوله: { وَذَلِكَ } اسم الإشارة عائد على المأمور به من العبادة وإقامة الصلاة وإيتاء الزكاة. قوله: (الملة) { ٱلقَيِّمَةِ } قدره إشارة إلى أن { دِينُ } مضاف لمحذوف، و { ٱلقَيِّمَةِ } صفة لذلك المحذوف، دفعاً لما يقال: إن إضافة { دِينُ } إلى { ٱلقَيِّمَةِ } من اضافة الموصوف إلى صفته، وهي بمنزلة إضافة الشيء إلى نفسه، وفيها خلاف.
Kesimpulan
Al-Bayyinah ayat 5 menegaskan bahwa tujuan utama manusia adalah beribadah kepada Allah dengan memurnikan agama hanya bagi-Nya. Hakikat ketuhanan Allah menuntut manusia untuk mengesakan-Nya dalam segala bentuk pengabdian. Sedangkan makna ibadah kepada Allah adalah menyerahkan seluruh ketaatan dengan hati yang ikhlas, mengikuti jalan yang lurus, serta menjadikan seluruh kehidupan sebagai bentuk penghambaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sumber keempat:
Surah Al-Anbiya’ ayat ke-25;
وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْٓ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدُوْنِ
wa mâ arsalnâ ming qablika mir rasûlin illâ nûḫî ilaihi annahû lâ ilâha illâ ana fa‘budûn
Artinya:
Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Nabi Muhammad), melainkan Kami mewahyukan kepadanya bahwa tidak ada tuhan selain Aku. Maka, sembahlah Aku.
Tafsir ayat ini:
قوله: { وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ } الخ، تقرير لما قبله من كون التوحيد، نطقت به الكتب القديمة واجتمعت عليه الرسل. قوله: (وفي قراءة) أي وهي سبعية أيضاً. قوله: { وَقَالُواْ } الضمير عائد على فرق من العرب، وهم خزاعة وجهينة وبنو سلمة حيث قالوا: الملائكة بنات الله. قوله: (والعبودية تنافي الولادة) أي لأن عبد الإنسان لا يكون ولده، وهذا بحسب المعتاد عندهم. قوله: { وَهُمْ بِأَمْرِهِ يَعْمَلُونَ } أي لا يخالفونه في القول ولا العمل.
Kesimpulan
Al-Anbiyā’: 25 menegaskan bahwa inti risalah seluruh nabi adalah tauhid, yaitu mengakui hanya Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah. Hakikat ketuhanan Allah menuntut manusia untuk menolak segala bentuk penyekutuan dan hanya tunduk kepada-Nya. Sedangkan makna ibadah kepada Allah adalah mengabdikan seluruh jiwa dan amal perbuatan hanya kepada-Nya dengan penuh ketaatan dan keikhlasan, sebagaimana tujuan utama diutusnya para rasul.
Add Your Heading Text Here

Karya Santri
Tafsir Tematik Klasik: Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Petunjuk, Rahmat, dan Sumber Hidayah
Read More »
July 25, 2026
No Comments

Karya Santri
ULASAN BUKU: ARBA‘UN HADITS FI ASBÂB AL-NAJÂH FI AL-‘AMAL WA AL-RIZQ (EMPAT PULUH HADITS TENTANG SEBAB-SEBAB KESUKSESAN DALAM PEKERJAAN DAN REZEKI)
Read More »
November 1, 2025
No Comments

Karya Santri
ULASAN BUKU: ARBA‘UN HADITS FI MU‘AMALAH RASULILLAH SAW (EMPAT PULUH HADITS TENTANG ENTREPRENEUR RASULULLAH SAW)
Read More »
October 30, 2025
No Comments

