Anregurutta KH. Junaid Sulaiman: Ulama Besar dari Bumi Bone, Sulawesi Selatan

KH. Junaid Sulaiman lahir pada tahun 1921 dan wafat pada tahun 1996. Beliau adalah ulama besar dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dan dikenal sebagai ulama ahli tafsir sekaligus ahli bahasa. Mandailing Online

Kabupaten Bone terletak di pesisir timur Sulawesi Selatan, berbatasan dengan Teluk Bone. Secara geografis, Bone adalah jantung kebudayaan Bugis — sebuah masyarakat yang dikenal dengan tradisi laut, perdagangan, serta kecintaan mendalam terhadap ilmu pengetahuan dan agama Islam. Islam masuk secara resmi ke kerajaan Bone pada tahun 1611, lebih lambat enam tahun dari Kerajaan Gowa-Tallo, namun Islam kemudian berakar sangat kuat di sana hingga melahirkan banyak ulama terkemuka.

KH. Junaid Sulaiman adalah pendiri Pondok Pesantren Al-Junaidiyyah, yang berlokasi di Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Beliau adalah murid dari Syaikh Ahmad Abdullah Hijazi al-Faqih — seorang Syaikhul Qurro’ (Mahaguru Qiraat) di Makkah al-Mukarramah — yang merupakan khalifah dari Syaikh Ahmad Hamid at-Tiji, yang dikenal sebagai Muara Sanad Qiraat Nusantara. uinsyahada


Peran dalam Masyarakat:

Ulama Ahli Tafsir dan Bahasa Arab Bertaraf Internasional

Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Prof. Abustani Ilyas, menyatakan bahwa KH. Junaid Sulaiman memiliki keahlian di bidang kesusastraan yang luar biasa sehingga patut diangkat ke tingkat internasional. “Beliau itu ulama yang tidak ada duanya di Sulawesi Selatan ini. Malah saya katakan, ilmu kebahasaannya beliau itu patut diangkat ke level nasional bahkan internasional.” Mandailing Online

Ketika menunaikan ibadah haji pada tahun 2003, Prof. Abustani menyaksikan karya-karya sastra KH. Junaid Sulaiman masih dipajang di sekolah tempatnya dulu menuntut ilmu di Arab Saudi. Hal itu menjadi pertanda betapa orang-orang Arab mengagumi karya sastra beliau. Mandailing Online

Pakar Ilmu Qiraat dan Hafizh Al-Qur’an

KH. Junaid Sulaiman dikenal tidak hanya sebagai seorang penghafal Al-Qur’an, tetapi juga seorang penulis. Salah satu karangannya adalah Risalah at-Tidzkar li Mutakharriji al-Madrasah Shoulatiyah bi Makkah al-Mukarramah — sebuah risalah yang ditujukan bagi para alumni Madrasah Shaulatiyah di Makkah. uinsyahada

Ulama yang Melampaui Batas Keagamaan

KH. Junaid Sulaiman bisa disebut sebagai ulama yang berbeda dari kebanyakan ulama lain yang lebih banyak fokus pada urusan keagamaan saja. Bagi beliau, syiar Islam harus meliputi seluruh aspek kehidupan. Selain mendirikan pesantren dan menggelar pengajian-pengajian, KH. Junaid Sulaiman juga membentuk Yayasan Siar Islam, yang misinya tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, melainkan juga di bidang ekonomi, kesehatan, dan lain-lain. Mandailing Online


Pengaruh terhadap Masyarakat:

Contoh Nyata: Dihormati oleh Ulama Terbesar Sulawesi Selatan

Salah satu bukti nyata kehebatan KH. Junaid Sulaiman adalah penghormatan luar biasa yang diberikan kepadanya oleh ulama-ulama besar lainnya. Anregurutta KH. Jamaluddin Abdullah menyampaikan bahwa Anregurutta As’ad — ulama terbesar As’adiyyah di Sengkang — jika mengetahui KH. Junaid Sulaiman hadir dalam suatu pengajian, beliau tidak mau melanjutkan pengajiannya sendiri sebagai bentuk penghormatan kepada keilmuan KH. Junaid Sulaiman. Ini adalah pengakuan luar biasa dari seorang ulama besar kepada ulama yang lainnya. uinsyahada

Contoh Nyata: Warisan Sanad Qiraat yang Menyebar ke Seluruh Nusantara

KH. Junaid Sulaiman belajar kepada Syaikh Ahmad Abdullah Hijazi al-Faqih yang merupakan murid dari Sayyid Ahmad Hamid at-Tiji — Syaikhul Qurro Hijaz — yang sanad qiraatnya tersebar luas dari Banda Aceh, Medan, Batubara, Mandailing Natal, Palembang, Garut, Bandung, hingga ke Sulawesi Selatan. Melalui rantai sanad yang sahih ini, KH. Junaid Sulaiman menjadi simpul penting dalam jaringan transmisi ilmu Al-Qur’an di Nusantara. uinsyahada

Contoh Nyata: Melibatkan Diri dalam Perjuangan Bangsa

Putranya, KH. Hamzah Djunaid, menuturkan bahwa ayahnya berpendirian Islam sebagai sebuah agama tidak hanya sekadar berdakwah, tetapi bagaimana menjadikan agama sebagai sesuatu yang menentukan arah kehidupan berbangsa. Karena itu beliau sempat bergabung dalam DI/TII Kahar Muzakkar dan dipercaya sebagai menteri kehakiman, bahkan menteri keuangan. Mandailing Online


Penutup

Anregurutta KH. Junaid Sulaiman adalah potret sempurna ulama Sulawesi Selatan yang memadukan kedalaman ilmu agama — mulai dari Tafsir, Bahasa Arab, hingga Qiraat Al-Qur’an — dengan kepedulian sosial yang luas. Dari Kabupaten Bone, pengaruh keilmuannya memancar jauh melampaui batas Sulawesi, menjadi bagian dari jaringan ulama Nusantara yang bersambung sanadnya hingga ke jantung Makkah al-Mukarramah. Pesantren Al-Junaidiyyah yang beliau dirikan terus menjadi mercusuar keilmuan Islam di tanah Bugis hingga kini.

Scroll to Top