Tafsir Tematik Klasik: Iman Kepada Hari Akhir

Picture of Abdul havizh

Abdul havizh

Santri Ruhama Al Fajar

1. Al-hajj (7)

وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَا ۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ ۝٧ 

Artinya: “Dan sungguh, hari Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya, dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang berada di dalam kubur.”

 Tafsir QS. Al-hajj :

{ وَأَنَّ ٱلسَّاعَةَ ءاتِيَةٌ لاَّ رَيْبَ } شكّ { فِيهَا وَأَنَّ ٱللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِى ٱلْقُبُورِ }.

Artinya: “Dan sungguh, hari Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya, dan sungguh, Allah akan membangkitkan orang-orang yang berada di dalam kubur.”

Kesimpulan tafsir:

Ayat ini menjelaskan bahwa hari kiamat pasti akan datang tanpa ada keraguan sedikit pun, dan Allah akan membangkitkan semua manusia yang berada di dalam kubur untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.

2. QS. Az-zalzalah 1-56

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَا ۙ ۝١وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَا ۙ ۝٢وَقَالَ الْاِنْسَانُ مَا لَهَا ۚ ۝٣يَوْمَىِٕذٍ تُحَدِّثُ اَخْبَارَهَا ۙ ۝٤بِاَنَّ رَبَّكَ اَوْحٰى لَهَا ۗ ۝٥يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ە ۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْ ۗ ۝٦فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗ ۚ ۝٧وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗࣖ ۝٨

Artinya;

  1. Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,
  2. dan bumi mengeluarkan segala beban berat yang ada di dalamnya,
  3. dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi dengan bumi ini?”
  4. Pada hari itu bumi menyampaikan berita-beritanya,
  5. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan kepadanya.
  6. Pada hari itu manusia keluar dalam keadaan berkelompok-kelompok untuk diperlihatkan kepada mereka amal-amal mereka.
  7. Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.
  8. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.

Tafsir QS.Al-zalzalah;

{ إِذَا زُلْزِلَتِ ٱلأَرْضُ } حرّكت لقيام الساعة { زِلْزَالَهَا } تحريكها الشديد المناسب لعظمتها. { وَأَخْرَجَتِ ٱلأَرْضُ أَثْقَالَهَا } كنوزها وموتاها فألقتها على ظهرها. { وَقَالَ ٱلإِنسَٰنُ } الكافر بالبعث { مَالَهَا } ؟إنكاراً لتلك الحالة. { يَوْمَئِذٍ } بدل من «إذا» وجوابها { تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا } تخبر بما عمل عليها من خير وشر. { بِأَنَّ } بسبب أن { رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا } أي أمرها بذلك. وفي الحديث: “تشهد على كل عبد أو أمة بكل ما عمل على ظهرها” ). { يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ ٱلنَّاسُ } ينصرفون من موقف الحساب { أَشْتَاتاً } متفرقين فآخِذٌ ذات اليمين إلى الجنة وآخذ ذات الشمال إلى النار { لِّيُرَوْاْ أَعْمَٰلَهُمْ } أي جزاءها من الجنة أو النار. { فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ } زنة نملة صغيرة { خَيْراً يَرَهُ } يرى ثوابه. { وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ } يرى جزاءه.

Terjemahan Tafsir:

“Apabila bumi diguncangkan” maksudnya bumi digerakkan ketika terjadinya Kiamat, “dengan guncangannya yang dahsyat,” yaitu guncangan yang sangat kuat dan sesuai dengan kedahsyatan hari Kiamat.

“Dan bumi mengeluarkan beban-beban beratnya,” yaitu mengeluarkan harta-harta terpendam dan orang-orang yang telah meninggal, lalu bumi melemparkannya ke permukaannya.

“Dan manusia berkata, ‘Apa yang terjadi dengan bumi ini?’” Yang dimaksud adalah orang kafir yang mengingkari kebangkitan. Ia mengatakan demikian karena merasa heran dan mengingkari keadaan yang terjadi.

“Pada hari itu bumi menyampaikan berita-beritanya,” yaitu bumi memberitahukan semua amal kebaikan dan keburukan yang pernah dilakukan manusia di atasnya.

Hal tersebut terjadi karena Tuhanmu telah memerintahkan bumi untuk melakukan demikian. Dalam hadis disebutkan bahwa bumi akan menjadi saksi atas setiap hamba laki-laki maupun perempuan terhadap semua perbuatan yang dilakukan di atasnya.

“Pada hari itu manusia keluar dari tempat perhitungan dalam keadaan berkelompok-kelompok,” yaitu mereka meninggalkan tempat perhitungan dalam keadaan terpisah. Sebagian menuju ke surga, dan sebagian lainnya menuju ke neraka.

“Agar mereka diperlihatkan amal-amal mereka,” yaitu diperlihatkan balasan dari amal mereka, berupa surga atau neraka.

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihatnya,” yaitu melihat pahala dari kebaikannya. Zarrah di sini dijelaskan sebagai sesuatu yang sangat kecil, seperti semut kecil.

“Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihatnya,” yaitu melihat balasan dari kejahatan yang telah dikerjakannya.

Kesimpulan:

Tafsir ini menjelaskan peristiwa dahsyat pada hari Kiamat, ketika bumi diguncangkan dan mengeluarkan apa yang tersimpan di dalamnya. Bumi juga akan menjadi saksi atas segala amal manusia yang pernah dilakukan di atasnya.

Pada hari itu manusia akan dipisahkan sesuai dengan hasil amal mereka: sebagian menuju surga dan sebagian menuju neraka. Setiap amal akan diperhitungkan, bahkan kebaikan dan keburukan yang sangat kecil sekalipun.

3. Al-Qari’ah:

اَلْقَارِعَةُ ۙ ۝١مَا الْقَارِعَةُ ۚ ۝٢وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْقَارِعَةُ ۗ ۝٣يَوْمَ يَكُوْنُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوْثِ ۙ ۝٤وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوْشِ ۗ ۝٥فَاَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِيْنُهٗ ۙ ۝٦فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍ ۗ ۝٧وَاَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِيْنُهٗ ۙ ۝٨فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ ۗ ۝٩وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا هِيَهْ ۗ ۝١٠نَارٌ حَامِيَةٌࣖ ۝١١

Artinya:

  1. Hari Kiamat yang menggetarkan hati.
  2. Apakah hari Kiamat itu?
  3. Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
  4. Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran.
  5. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
  6. Maka adapun orang yang berat timbangan amal kebaikannya,
  7. maka dia berada dalam kehidupan yang menyenangkan.
  8. Dan adapun orang yang ringan timbangan amal kebaikannya,
  9. maka tempat kembalinya adalah Hāwiyah.
  10. Dan tahukah kamu apakah Hāwiyah itu?
  11. Yaitu api yang sangat panas.

Tafsir QS.Al-Qari’ah:

{ ٱلْقَارِعَةُ } أي القيامة التي تقرع القلوب بأهوالها. مَا ٱلْقَارِعَةُ } تهويل لشأنها، وهما مبتدأ وخبر: خبر القارعة. { وَمآ أَدْرَاكَ } أعلمك { مَا ٱلْقَارِعَةُ } زيادة تهويل لها و «ما» الأولى مبتدأ وما بعدها خبره، و «ما» الثانية وخبرها في محل المفعول الثاني لأَدْرَي. { يَوْمَ } ناصبة دل عليه القارعة، أي تقرع { يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ } كغوغاء الجراد المنتشر يموج بعضهم في بعض للحيرة إلى أن يُدْعَوْا للحساب. { وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ } كالصوف المندوف في خفة سيرها حتى تستوي مع الأرض  فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوٰزِينُهُ } بأن رجحت حسناته على سيئاته. { فَهُوَ فِى عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ } في الجنة، أي ذات رضا بأن يرضاها أي مرضية له. { وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوٰزِينُهُ } بأن رجحت سيئاته على حسناته. { فَأُمُّهُ } فمسكنه { هَاوِيَةٌ }. { وَمَآ أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ } أي ما هاوية. هي { نَارٌ حَامِيَةٌ } شديدة الحرارة وهاء «هِيَهْ» للسكت تثبت وصلاً ووقفا. وفي قراءة تحذف وصلاً.

Terjemahan Tafsir:

“Al-Qāri‘ah” yaitu hari Kiamat yang mengetuk dan mengguncangkan hati manusia dengan kedahsyatan dan berbagai kengeriannya.

“Apakah Al-Qāri‘ah itu?” Ini merupakan ungkapan untuk menunjukkan betapa dahsyatnya hari Kiamat.

“Dan tahukah kamu apakah Al-Qāri‘ah itu?” Maksudnya, apakah kamu mengetahui betapa dahsyatnya hari Kiamat tersebut? Ungkapan ini semakin menegaskan kedahsyatan dan besarnya peristiwa Kiamat.

“Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran.” Maksudnya, manusia akan bergerak dan bertebaran seperti sekumpulan belalang yang tersebar, saling bercampur karena kebingungan, sampai mereka dipanggil untuk menjalani perhitungan amal.

“Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.” Gunung-gunung akan menjadi ringan dan bergerak seperti bulu yang dihamburkan, hingga akhirnya menjadi rata dengan bumi.

“Maka adapun orang yang berat timbangan amalnya,” yaitu orang yang kebaikannya lebih berat daripada keburukannya.

“Maka dia berada dalam kehidupan yang menyenangkan.” Maksudnya, dia berada di dalam surga, yaitu kehidupan yang dia sukai dan diridai.

“Dan adapun orang yang ringan timbangan amalnya,” yaitu orang yang keburukannya lebih berat daripada kebaikannya.

“Maka tempat kembalinya adalah Hāwiyah.” Maksudnya, tempat tinggal dan kembalinya adalah Hāwiyah, yaitu neraka.

“Dan tahukah kamu apakah Hāwiyah itu?” Maksudnya, apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan Hāwiyah?

“Yaitu api yang sangat panas.” Hāwiyah adalah neraka yang memiliki panas yang sangat dahsyat.

Kesimpulan Tafsir:

Tafsir ini menjelaskan dahsyatnya hari Kiamat, ketika manusia berada dalam kebingungan dan gunung-gunung hancur serta menjadi ringan seperti bulu.

Pada hari itu, amal manusia akan ditimbang. Orang yang lebih berat kebaikannya akan mendapatkan kehidupan yang menyenangkan di surga, sedangkan orang yang lebih berat keburukannya akan mendapatkan Hāwiyah, yaitu neraka yang sangat panas.

Bagikan
Scroll to Top